Kamis, 16 Oktober 2014

Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro untuk Negara Tercinta


Pada Blog ini saya menyampaikan ideku untuk PLN yang diberikan mandat oleh Negara sebagai suatu intansi yang memegang tanggung jawab besar untuk tanah air tercinta ini.

Indonesia adalah Negara Maritim terbesar di dunia, yang sebagian besar wilayah Indonesia terdiri dari laut. Dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 dunia. Pada zaman dahulu, nenek moyang kita pernah mencapai masa keemasan dengan potensi kekayaan Indonesia yang sangat besar.

Tapi kenapa sekarang Indonesia seperti kehilangan semuanya?

Mengapa Indonesia seperti patah sayap untuk bangkit?

Apa yang terjadi dengan Negara tercinta ku?

Indonesia harus cepat bangkit dengan inovasi-inovasi dan riset-riset terbarukan untuk membangun Indonesia yang maju dan mewujudkan cita-cita para pejuang bangsa yang terkandung dalam Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945. Proyek percepatan pembangunan pembangkit listrik di Indonesia harus didukung oleh setiap lapisan masyarakat. Jangan ada lagi daerah yang menolak tempatnya dibangun pembangkit-pembangkit listrik skala besar non-BBM. Sebaliknya, pemerintah daerah jangan lagi mengijinkan pihak swasta untuk membangun proyek pembangunan pembangkit listrik berbahan bakar BBM untuk menyelesaikan masalah krisis listrik di daerahnya. PLN harus cepat menyelesaikan permasalahan-permasalah yang ada dengan cara mempercepat pembangunan pembangkit listrik yang non-BBM, dengan itu indonesia bisa mengatasi inflasi, dan indonesia bisa menghadapi pasar bebas se-ASEAN yang sebentar lagi dilaksanakan.

Seluruh wilayah di Indonesia harus dapat menikmati listrik secara berkecukupan agar pertumbuhan ekonomi di setiap daerah bisa meningkat dengan merata. Tugas selanjutnya setelah semua daerah di Indonesia terlistriki adalah membuat sistem interkoneksi yang menghubungkan seluruh pulau di Indonesia. Apabila percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan ini berjalan dengan baik, hal ini memungkinkan kita untuk menghemat energi nasional. 


Sebenarnya Indonesia memiliki potensi yang sangat besar pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro ini. Karena sebagian besar daerah di Indonesia adalah kepulauanan. PLTMH adalah pembangkit listrik yang dihasilkan oleh tenaga air, biasanya air sungai atau air dari saluran irigasi. Mikro hidro menghasilkan daya 10Kw sampai < 1Mw. Jika semakin tinggi terjunan air dan semakin banyak airnya maka semakin banyak juga listrik yang dihasilkan oleh PLTMH.

Sebenarnya PLTMH sudah ada di Indonesia, hanya saja di Indonesia belum maksimal pemanfaatan dan hasil yang diperoleh. Ideku untuk PLN agar hasil yang diperoleh dan pemanfaatannya secara maksimal berikut caranya dan apa saya yang harus dilakukan.

Ideku untuk PLN yaitu Tempat Yang Cocok Untuk PLTMH dan Cara Pembuatan PLTMH Agar Mendapatkan Hasil Yang Memuaskan. Kalau menurut saya PLTMH di buat atau di produksi untuk daerah-daerah tertinggal yang jauh dari jangkauan, seperti di daerah pelosok di papua, Sulawesi, Kalimantan, Sumatra dan lain-lain.

Berikut ini adalah semua jawaban dari pertanyaan di atas.

Skema Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro

Gambar 1.1 PLTMH (PT. Entec Indonesia, 2014)

Cara mengetahui daerah tempat tinggal yang memiliki potensi yang baik untuk PLTMH :

Topografi
Alam pedesaan di daerah pegunungan yang berbukit-bukit berpeluang lebih besar membangkitkan listrik dari tenaga air.

Aliran air
Desa yang mempunyai sumber daya air, baik air sungai, saluran irigasi atau mata air yang mengalir sepanjang tahun (walaupun terjadi penurunan jumlah air pada saat musim kemarau, tetapi tidak sampai kering) kemungkinan besar bias dibangun PLTMH.

PLTMH ini tidak membutuhkan bendungan. PLTMH tidak seperti PLTA besar yang memerlukan bendungan besar. Tapi kalaupun dibangun bendungan, fungsinya hanya untuk meninggikan muka air lalu mengalihkan sebagian air untuk dialirkan ke saluran seperti selokan pembawa. Saluran pembawa ini bertugas untuk menghantarkan air dari bandungan ke bak penenang.

Bendungan 
Bak pengendap digunakan untuk memindahkan partikel-partikel kotoran yang terbawa air.Fungsi dari bak pengendap sangat penting untuk melindungi komponen-komponen lainnya dari kotoran yang dibawa air. Bak yang digunakan sebagai penampung airsebelum dialirkan melalui bangunan pengambil, pada bendungan juga terpasang pintu air yang berfungsi untuk mengatur aliran air sebelum dialirkan ke saluran pembawa.

Gambar 1.2 Bendungan (PT. Entec Indonesia 2014)

Saluran pembawa 
Saluran pembawa dibuat mengikuti pola kontur daerah asal dan mengukuti evelasi tanah dari daerah asal, fungsi dari saluran pembawa adalah menjaga aliran debit air sebelum masuk kedalam pipa pesat.

Gambar 1.3 Saluran Pembawa (PT. Entec Indonesia, 2014)

Bak penenang 
Fungsi dari bak penenang adalah untuk mengatur perbedaan keluaran air antara sebuah penstock dan headrace, berfungsi pula untuk pemisahan akhir kotoran dalam air seperti pasir dan endapan tanah lainnya. 

Penstock 
Penstock dihubungkan pada sebuah elevasi yang lebih rendah ke sebuah kincir air atau turbin.

Turbin dan Generator 
Generator berputar setelah menerima air yang konstan dari pipa pesat, generator dapat menghasilkan arus listrik bolak balik

Gambar 1.4 Jenis-jenis Turbin (PT. Entec Indonesia, 2014) 

Daftar Pustaka
......... 2014. Mengenal Lingkungan PLTMH. Jakarta: PT. Entec Indonesia.
……. 2014. Dokumentasi Pembangunan Fisik PLTMH dan PLTS T.A 2013. Jakarta:
              ESDM.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar